Aceh Tengah — MediaViral.co
Delapan puluh hari pasca banjir yang menerjang Tanah Serambi Mekkah pada 26 November 2025 lalu, jajaran Polres Aceh Tengah di bawah naungan Polda Aceh masih terus menunjukkan eksistensinya. Tanpa pamrih, mereka menggelar bhakti sosial dan gotong royong demi mempercepat pemulihan fasilitas umum serta sarana ibadah, khususnya menjelang Bulan Suci Ramadhan.
Pada Jumat Barokah (13/2/2026), personel kepolisian bersama Mahasiswa STIK-PTIK Angkatan 83 Lemdiklat Polri, BKO Brimob Polda Aceh, serta jajaran polsek turun langsung ke tiga titik di wilayah Kabupaten Aceh Tengah.
Kegiatan ini melibatkan personel Polsek Kota Takengon, Polsek Bintang, dan Polsek Celala bersama aparatur kampung serta masyarakat setempat. Fokus utama: membersihkan, memperbaiki, dan mempercepat pemulihan fasilitas umum dan tempat ibadah yang terdampak banjir.
Masjid Baitul Quddus Mendale Dibersihkan Total
Titik pertama berada di Masjid Baitul Quddus Mendale, Kecamatan Kebayakan. Sejak pukul 09.30 WIB, personel gabungan melakukan pembersihan lingkungan, pemerataan tanah, hingga penimbunan area pekarangan yang sebelumnya tergenang air.
Langkah ini dilakukan agar masjid kembali nyaman dan layak digunakan masyarakat untuk beribadah, terlebih menjelang Ramadhan 1447 H.
Balai Pengajian Linung Bulen I Kembali Disiapkan
Di Kecamatan Bintang, personel Polsek Bintang bersama BKO Brimob dan warga membersihkan Balai Pengajian Kampung Linung Bulen I sejak pukul 09.00 WIB.
Pembersihan dilakukan menyeluruh, baik bagian dalam ruangan maupun halaman, sehingga balai pengajian dapat segera difungsikan kembali untuk kegiatan belajar mengajar keagamaan masyarakat.
Jumat Bersih di Meunasah Fastabiqul Khairat
Sementara di Kecamatan Celala, kegiatan Jumat Bersih dipusatkan di Meunasah Fastabiqul Khairat Kampung Kuyun Lah. Sejak pukul 08.00 WIB, personel Polsek Celala bersama aparatur kampung dan masyarakat membersihkan meunasah, tempat wudhu, serta kamar mandi umum.
Seluruh rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan menyambut Ramadhan 1447 H/2026 M, agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman.
Kapolres Aceh Tengah, Muhamad Taufiq, menegaskan bahwa aksi gotong royong di tiga lokasi tersebut merupakan bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Gotong royong ini menjadi bentuk sinergi antara personel kepolisian dan masyarakat dalam mempercepat pemulihan lingkungan serta fasilitas ibadah agar dapat kembali digunakan secara normal, terlebih menjelang Bulan Suci Ramadhan,” ujarnya.
Di tengah luka pascabanjir yang belum sepenuhnya pulih, kehadiran aparat dan masyarakat yang bahu-membahu menjadi pesan kuat: Aceh Tengah bangkit, bersama.
REPORT BY CHANDRA
14 Februari 2026
















