Nias Selatan, Sumatera Utara – MediaViral.co
Sebanyak 4.577 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu akhirnya resmi menerima Surat Keputusan (SK). Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Nias Selatan, Sokhiatulo Laia, di halaman Kantor Bupati Nias Selatan, Jalan Arah Lagundri Km 5, Telukdalam, Senin (26/01/2026).
Penyerahan SK ini menandai langkah besar Pemerintah Kabupaten Nias Selatan dalam menuntaskan persoalan status tenaga honorer yang selama bertahun-tahun menggantung tanpa kepastian.
Tahap awal dimulai di Zona I, dengan 1.180 PPPK Paruh Waktu dari berbagai OPD serta Kecamatan Telukdalam, Fanayama, Onolalu, dan Maniamolo menerima SK dan Surat Perintah Tugas (SPT) sebagai dasar resmi pelaksanaan kerja.
Bupati Sokhiatulo Laia menegaskan, pengangkatan ini bukan seremoni kosong.
“Ini bukan sekadar administrasi. Ini adalah pengakuan negara atas pengabdian tenaga non-ASN yang selama ini menjadi tulang punggung pelayanan publik di Nias Selatan,” tegasnya.
Menurut Bupati, kebijakan ini merupakan bagian dari penataan ASN yang profesional, transparan, dan berkeadilan, selaras dengan kebijakan nasional dalam menyelesaikan persoalan honorer di seluruh Indonesia.
Namun, status baru ini juga membawa konsekuensi serius. Bupati menekankan agar para PPPK Paruh Waktu bekerja dengan disiplin tinggi, integritas, loyalitas, dan tanggung jawab penuh.
“Status PPPK bukan hadiah. Ini amanah. Kinerja dan dedikasi harus dibuktikan dalam pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya dengan nada tegas.
Distribusi SK dan SPT selanjutnya akan dilakukan secara bertahap di seluruh zona, mencakup Amandraya, Lolowau, Lahusa, Toma, Susua hingga wilayah kepulauan Pulau-Pulau Batu, demi memastikan pemerataan dan ketertiban pelaksanaan.
Pemerintah Kabupaten Nias Selatan menargetkan seluruh 4.577 PPPK Paruh Waktu telah menerima SK dan SPT paling lambat akhir Januari 2026.
Kebijakan ini diharapkan tak hanya menutup bab panjang ketidakpastian tenaga honorer, tetapi juga menjadi titik awal peningkatan kualitas pelayanan publik dan akuntabilitas aparatur pemerintahan di Nias Selatan.
(mediaviral.co)
















