Serang, Banten — MediaViral.co
Warga Kampung Salam, Desa Angsana, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, Banten, menggelar aksi tanam pohon pisang dan talas di tengah jalan rusak sebagai bentuk protes terhadap lambannya penanganan infrastruktur oleh Pemerintah Kabupaten Serang. Aksi tersebut digelar pada Kamis (13/11/2025) di ruas jalan penghubung Kecamatan Mancak–Gunungsari yang sudah rusak parah.
Jalan yang menjadi akses utama bagi warga Kampung Salam, Cigandik, dan Cirongge itu kini sulit dilalui kendaraan. Saat musim hujan, jalan berubah menjadi kubangan lumpur, sementara di musim kemarau permukaannya dipenuhi batu tajam dan lubang dalam. Kondisi ini sudah berlangsung lebih dari lima tahun tanpa ada perbaikan berarti.
“Kami hanya ingin pemerintah turun tangan. Jalan ini sangat penting untuk aktivitas ekonomi warga, tapi dibiarkan rusak seperti ini,” ujar salah satu warga Kampung Salam, Kamis siang.
Warga berharap Pemerintah Desa Angsana dan Bupati Serang segera meninjau lokasi serta memasukkan perbaikan jalan tersebut ke dalam program prioritas pembangunan daerah.
Kepala Desa Angsana, Nuriman, ketika dikonfirmasi, menegaskan bahwa jalan Cigandik–Cirongge merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Serang. “Kalau masuk jalan kabupaten,” ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp.
Ketua DPD Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Serang, Abdul Kabir Albantani, juga mendesak pemerintah kabupaten segera menindaklanjuti keluhan warga. Ia menilai, perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan desa sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan mobilitas masyarakat.
“Jalan penghubung Kecamatan Mancak–Gunungsari bukan sekadar jalur alternatif, melainkan nadi ekonomi warga di tiga kampung. Jika terus dibiarkan, dampaknya akan meluas pada aktivitas ekonomi dan keselamatan pengguna jalan,” tegas Abdul Kabir.
Aksi tanam pohon pisang dan talas ini menjadi simbol kekecewaan warga terhadap minimnya perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Mereka berharap aksi tersebut menjadi pesan kuat agar pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan Kabupaten Serang tidak lagi diabaikan. (mediaviral.co)
















