Tanjung Sari, Lampung Selatan – MediaViral.co
Proyek pengaman jalan lintas di Desa Kertosari, Kecamatan Tanjung Sari, Lampung Selatan, yang dikerjakan CV Antar Bintang Sejahtera, kini menjadi sorotan keras warga. Proyek yang seharusnya memperkuat akses jalan justru diduga menjadi bukti buruknya kualitas pembangunan akibat lemahnya pengawasan.
Pantauan Media Viral di lokasi menunjukkan material yang digunakan jauh dari standar. Pekerja menggunakan batu putih atau batu kapur, material yang terkenal rapuh dan mudah hancur. Benar saja, sebelum proyek itu bergeser beberapa meter pun, bangunan sudah retak dan pecah seperti tidak memiliki daya rekat.
Lebih parah lagi, adukan yang digunakan tampak merah dan nyaris tanpa campuran semen. Kondisi ini memicu kecurigaan warga bahwa pekerjaan sengaja dikerjakan asal-asalan demi menekan biaya dan memaksimalkan keuntungan pihak tertentu.
“Belum selesai dikerjakan saja sudah pecah-belah. Bagaimana mau bertahan lama kalau adukannya saja seperti tanah merah?” keluh salah satu warga dengan nada geram.
Pengawas Tak Tampak, Dugaan “Main Mata” Menguat
Minimnya pengawasan membuat warga semakin meragukan integritas pihak terkait.
“Pengawas tidak pernah terlihat. Kami jadi bertanya-tanya, apa semua pihak sudah kebagian jatah sehingga pekerjaan seperti ini dibiarkan?” sindir warga lain.
Konfirmasi Media Viral kepada Camat Tanjung Sari dan Sekcam hanya menghasilkan jawaban seragam: keduanya mengaku sudah berkirim surat kepada dinas terkait. Namun, hingga kini tidak ada tindakan nyata yang terlihat di lapangan.
Sementara itu, KUPT Tanjung Sari, Andi Tanamal, yang dihubungi secara langsung, memilih bungkam dan tidak memberikan respons sama sekali.
Proyek Diduga Jadi Ladang Bancakan
Warga menduga kuat proyek ini disulap menjadi ladang meraup keuntungan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Mutu dikesampingkan, keselamatan masyarakat diabaikan.
“Ini proyek publik, bukan proyek untuk memperkaya diri. Tapi kenyataannya, kualitasnya memalukan,” ujar Mujianto, warga setempat sekaligus kontributor Media Viral.
Warga Desak Bupati Ambil Alih Penanganan
Melihat kondisi yang semakin amburadul, warga meminta Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, beserta dinas teknis terkait turun langsung memeriksa proyek yang diduga sarat penyimpangan ini.
“Kami minta Bupati dan dinas-dinas terkait segera turun. Jangan tunggu sampai bangunan ini rusak total dan merugikan orang banyak,” tegas Mujianto. (mediaviral.co)
















