SIMALUNGUN/SUMATRA UTARA, MEDIAVIRAL.NET
Sejumlah pemerhati perkebunan di Simalungun gencar pertanyakan manfaat pelaksanaan proyek Bun-Bun di area afdeling 5 PTPN4 kebun Gunung Bayu Kecamatan Bosar Maligas Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara.
Proyek tersebut diduga rekayasa dan tidak sesuai kajian yang dilakukan karena akan terjadinya peralihan Holding ke subholding yakni PalmCo dan SupportingCo.
“Proyek di PTPN4 salah satunya di Kebun gunung bayu di akhir tahun 2023 mencapai miliaran rupiah, diduga bermuatan kepentingan tertentu. Oleh karena itu kami minta Jampidsus segera mengusutnya,” kata sumber media ini tegas.
Disebutkan sumber, proyek itu merupakan pemborosan uang perusahaan negara. Kebijakan Direktur PTPN 4 dianggap bertentangan dengan peraturan perundangan undangan yang berlaku, karena pelaksanaan pekerjaan yang diberikan pada vendor terkesan diluar RKAP.
“Proyek tersebut jelas melanggar peraturan yang berlaku. Setahu saya proyek itu diluar RKAP maka terindikasi korupsi miliaran rupiah harus diusut. Bahkan manajer kebun harus ikut bertanggungjawab,” ujar sumber lagi.
Proyek menimbun pohon sawit itu, ujar sumber yang layak dipercaya mengatakan mubazir dan memboroskan uang perusahaan. Ini diduga sengaja diciptakan di pengunjung transisi Holding ke PalmCo dan SupportingCo.
Guna meluruskan informasi yang disampaikan sumber, Media Online koranpemberitaankorupsi.net mencoba melakukan konfirmasi kepada Dirut PTPN 4 yang dikirim via layanan WhatsApp pada, Senin 20/05/2024) sekira pukul 10.05 Wib.
Sebelumnya, sumber menuding oknum manager diduga berkonspirasi dengan direksi atas proyek tersebut. Hingga berita ini dilansir oleh Redaksi www.koranpemberitaankorupsi.net, Direktur Utama PTPN4 PalmCo belum memberikan jawaban atas konfirmasi media ini.
“Kami menduga ada konspirasi dan indikasi korupsi berjamaah di penghujung masa transisi hingga menyebabkan bobol miliaran rupiah,” ungkap sumber.
Wartawan media ini sebelumnya telah mencoba menkonfirmasi Manejer gunung bayu Haikal, namun tidak bersedia menjawab. Kembali kepada manager kebun gunung bayu terkait hal itu, hingga diterbitkannya rilis berita ini pun belum bersedia memberikan tanggapan untuk keterangan jawab.
Mengenai hal tersebut Media koranpemberitaankorupsi.net bersama tim akan tetap melakukan lidik penelusuran sampai tuntas.(mediaviral.net)
















