Simalungun, Sumatera Utara — MediaViral.co
Rangkaian pesta rakyat dan syukuran atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Tuan Rondahaim Saragih berlangsung meriah di kompleks makam sang tokoh, Selasa (25/11/2025). Ribuan warga tampak memadati area pemakaman sejak pagi hari untuk mengikuti acara yang menjadi momentum bersejarah bagi masyarakat Simalungun tersebut.
Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Tuan Rondahaim Saragih oleh Presiden Republik Indonesia disambut dengan antusias oleh masyarakat dan berbagai unsur adat. Acara syukuran yang digelar Ihutan Bolon – Hasadaon Saragih Garingging Boru Pakon Panogolan itu berlangsung dalam suasana penuh kebanggaan.
Hadir Tokoh Adat, Organisasi Masyarakat, dan Pimpinan Buruh
Acara tersebut dihadiri berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, pemuka marga, pemuda, organisasi masyarakat, hingga ribuan warga dari sejumlah kecamatan di Simalungun. Di antara tamu penting yang hadir, tampak Ketua SPTI–SPSI Kabupaten Simalungun, Irawadi, bersama Sekretaris Jenderal SPTI–SPSI, Sahryl, SH.
Kehadiran organisasi buruh tersebut mendapat apresiasi dari panitia sebagai bukti bahwa penghormatan terhadap tokoh perjuangan melampaui batas kelompok dan profesi.
Ketua SPTI–SPSI: Penghormatan bagi Teladan Perjuangan
Ketua SPTI–SPSI Kabupaten Simalungun, Irawadi, menyampaikan bahwa gelar Pahlawan Nasional bagi Tuan Rondahaim Saragih bukan hanya kebanggaan bagi masyarakat Simalungun, melainkan juga bagi seluruh bangsa Indonesia.
“Kami hadir untuk memberikan penghormatan kepada pahlawan kita. Semangat juang beliau adalah teladan bagi generasi penerus dan mengingatkan kita pentingnya keberanian memperjuangkan kebenaran,” ujar Irawadi.
Ia menekankan bahwa nilai perjuangan Rondahaim Saragih relevan dalam kehidupan saat ini, terutama dalam memperkuat persatuan di tingkat masyarakat.
Sekjen Sahryl: Ajang Memperkuat Solidaritas
Sekjen SPTI–SPSI, Sahryl, SH, menilai pesta rakyat ini menjadi ruang bersama bagi masyarakat untuk memperkuat ikatan sosial sekaligus merawat sejarah leluhur.
“Acara ini menunjukkan bahwa masyarakat Simalungun memiliki rasa kebersamaan yang kuat. Menghargai sejarah adalah bagian dari memperkuat solidaritas,” ujarnya.
Menurut Sahryl, pengakuan negara terhadap Rondahaim Saragih merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi masyarakat Simalungun dalam perjuangan kemerdekaan dan pembentukan identitas bangsa.
Prosesi Adat dan Syukuran Berlangsung Khidmat
Rangkaian acara dimulai sekitar pukul 06.00 WIB dengan prosesi adat, pengalungan ulos, dan doa bersama. Para tetua adat memimpin ritual penghormatan yang berlangsung khidmat di area makam.
Dokumentasi visual memperlihatkan tamu dan warga yang hadir mengenakan ulos dan pakaian adat, sementara tenda berwarna biru putih memenuhi area pemakaman. Musik tradisional dan rangkaian budaya turut menyemarakkan acara tanpa mengurangi kekhusyukan prosesi inti.
Puncak acara di makam Tuan Rondahaim Saragih menjadi momen reflektif bagi masyarakat yang hadir, menandai penghargaan mendalam terhadap jasa sang tokoh dalam sejarah perjuangan.
Apresiasi Panitia dan Harapan ke Depan
Pihak panitia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk organisasi buruh SPTI–SPSI, tokoh adat, serta warga yang menjaga jalannya acara tetap tertib. Panitia berharap momentum ini dapat mendorong masyarakat untuk terus merawat nilai-nilai perjuangan dan memperkuat identitas budaya Simalungun.
Pesta rakyat di Makam Pahlawan Nasional Tuan Rondahaim Saragih tidak hanya menjadi selebrasi formal, tetapi juga ruang untuk mempertegas kebanggaan masyarakat Simalungun terhadap sejarah, identitas, dan kontribusi leluhur mereka dalam perjalanan bangsa. (mediaviral.co)
















