Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Tewas dalam Serangan Udara AS–Israel

21
×

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Tewas dalam Serangan Udara AS–Israel

Sebarkan artikel ini

Teheran, Iran – MediaViral.co | Minggu, 1 Maret 2026

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan tewas dalam gelombang serangan udara besar yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel ke ibu kota Teheran.

Example 300x375

Kematian ulama berusia 86 tahun itu dikonfirmasi oleh televisi pemerintah Iran pada Minggu (1/3/2026), menyusul operasi militer yang disebut-sebut menargetkan pusat kekuasaan Republik Islam dan kini telah memasuki hari kedua.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan keberhasilan operasi tersebut dan menyebut serangan sebagai bagian dari upaya melumpuhkan rezim Iran. Dalam pernyataannya, Trump menyebut Khamenei sebagai “salah satu orang paling jahat dalam sejarah” dan menegaskan bahwa operasi tidak akan dihentikan hingga rezim runtuh.

“Ini adalah kesempatan tunggal terbesar bagi rakyat Iran untuk mengambil kembali negara mereka,” ujar Trump.

Senada, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyerukan rakyat Iran untuk bersatu menggulingkan rezim demi masa depan yang lebih aman.

Kompleks Kediaman Hancur

Laporan dari lapangan menyebutkan asap hitam masih membumbung tinggi di distrik Pasteur, Teheran, lokasi kediaman resmi Khamenei. Foto satelit yang beredar menunjukkan kompleks tersebut mengalami kerusakan parah akibat hantaman rudal.

Media Iran juga melaporkan bahwa putri, menantu, dan cucu perempuan Khamenei turut menjadi korban dalam serangan itu. Selain itu, militer Israel mengklaim penasihat utama Khamenei, Ali Shamkhani, serta Komandan Garda Revolusi, Jenderal Mohammad Pakpour, termasuk di antara korban tewas.

Iran Bersumpah Balas Dendam

Merespons kematian pemimpin tertingginya, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) bersumpah akan memberikan hukuman “berat dan menentukan” terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab.

IRGC mengancam akan meluncurkan operasi militer paling sengit dalam sejarah terhadap Israel dan pangkalan-pangkalan Amerika Serikat di kawasan Teluk.

Sementara itu, Iran dilaporkan telah melepaskan rudal dan drone ke sejumlah wilayah di Timur Tengah. Serangan balasan tersebut dilaporkan menewaskan sedikitnya dua orang di Abu Dhabi dan satu orang di Tel Aviv.

Salah satu pejabat senior Iran yang dilaporkan selamat, Ali Larijani, menyatakan bahwa bangsa Iran tidak akan tunduk.

“Tentara pemberani dan bangsa besar Iran akan memberikan pelajaran yang tak terlupakan kepada para penindas internasional,” tegasnya.

Situasi di Timur Tengah kini berada dalam kondisi sangat tegang. Dunia internasional memantau ketat perkembangan konflik yang dikhawatirkan dapat memicu perang terbuka berskala lebih luas.

(dn | mediaviral.co)

Example 300250