LAMPUNG UTARA, KORANPEMBERITAANKORUPSI.ID
Permasalahan Kades Sabuk Indah Nandang Zaily, yang membuat murka 90% Kades dan ketua APDESI di Lampung Utara maupun seluruh Provinsi Lampung.
Kades Sabuk Indah, Nandang Zaily yang mengatakan “Banyak nya Kades sekitar 90% itu tukang cari duit atau secara kasar mengatakan (tukang korupsi),” ucapnya.
Di tambah lagi mengatakan, “sebelum jadi Kades merokok biasanya gudang garam hijau, setelah jadi Kades merokoknya berubah jadi gudang garam Surya 16 atau Clas Mild, kebanyakan 90% kayak itu,” tambah nya.
“Maka dari itu saya tidak mau bergaul dengan Kades-Kades yang seperti itu,” ujar Nandang Zaily.
Kemudian Kades Nandang Zaily mengatakan,
“kalau mau cari duit jangan jadi Kades, jadi pemborong atau menanam singkong yang luas itu bisa jadi berduit,” ucapnya.
Kades Nandang Zaily juga mengatakan, “mungkin dari Kades se-Indonesia hanya dia yang menolak untuk di lantik penambahan jabatan 2 (dua) Tahun, dengan alasan malu-maluin aja,” ujar nya.
Merasa di cemari nama baik yang melibatkan 90% kades seluruh yang ada di Lampung Utara mau pun itu se-Provinsi Lampung, seluruh ketua APDESI yang ada di Lampung Utara akan melaporkan Kades Sabuk Indah, Nandang Zaily ke APH.
Lanjut salah satu ketua APDESI mengatakan, kita akan layangkan surat untuk seluruh ketua APDESI yang ada di seluruh Lampung, untuk melaporkan pencemaran nama baik seluruh Kades, dan di tujukan ke Polda Lampung.
Beberapa Kades merasa tidak percaya atas perkataan Nandang Zaily, dengan cepat menghubungi Nandang Zaily melalui via telpon seluler, tapi apa di terima Kades tersebut, Nandang Zaily tidak mengakui perkataannya yang keluar dari mulutnya sendiri, dengan dalih berbohong, ternyata Kades Sabuk Indah tidak bertanggung jawab atas perkataan nya, boleh di katakan tidak gentelmen.
Pada hal kami dari awak media mempunyai bukti rekaman video yang berdurasi 28 detik, apa yang di keluarkan kata kata dari mulut Nandang Zaily selaku Kades Sabuk Indah tersebut.
Wajar aja, seluruh Kades yang ada di Lampung Utara dan Provinsi Lampung merasa tersinggung karena terdengar dari mulut ke mulut dari masyarakat, mengatakan,” Wajar aja pembangunan di Desa kami kwalitasnya kurang bagus, bangunan nya baru beberapa bulan sudah hancur, karena apa yang di katakan Pak Nandang Zaily, Kadesnya 90% tukang korupsi,” ucap masyarakat tersebut.
Tokoh pemuda Lampung Utara yang mengerti cara membangun yang benar-benar tidak di korupsi kan, sebut saja sebagai kontraktor yang sudah mengenyam dunia proyek APBD lintas Kabupaten menjelaskan, “kalau memang pak Kades itu tidak korupsi coba RAB satuan harga bangunan itu di pajang di dinding setiap rumah penduduk di Desa dia, buktikan banyak nya pembelanjaan itu sesuai dengan RAB, jangan cuma omon-omon saja, dan diperhatikan selama dia menjabat Kades tidak pernah tuh dia memajang RAB harga satuan di dinding Balai Desa, bukan nya itu uang Desa, wajar dong masyarakat nya mengetahui duit nya berapa dan buat beli material apa saja dan berapa banyak, kalau masih tidak di pajang dan di buka habis ya masih kocok bekem dong judul nya,” ujar tokoh pemuda Lampung utara yang tidak mau disebut nama nya.
(koranpemberitaankorupsi.id)
















