Lampung — MediaViral.co
Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi Lampung menyampaikan apresiasi atas keputusan Presiden Prabowo Subianto yang menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada 10 tokoh, termasuk Presiden ke-2 RI, Soeharto. Penganugerahan dilakukan di Istana Negara, Jakarta Pusat.
Ketua DPD KNPI Lampung, Iqbal Ardiansyah, menilai penetapan Soeharto sebagai pahlawan nasional bidang perjuangan dan politik merupakan langkah yang tepat, mengingat peran besar Soeharto dalam pembangunan dan stabilitas nasional pada masanya.
“Soeharto identik dengan pemimpin kuat, pemerintahan stabil, serta inflasi yang rendah. Sudah sepatutnya kita mengapresiasi Presiden Prabowo yang tidak melupakan sejarah. Sejarah bukan beban ingatan, melainkan penerangan jiwa,” ujar Iqbal saat menghadiri pelantikan pengurus DPD KNPI Metro periode 2025–2028, Kamis (13/11/2025).
Teladan Bagi Pemuda
Iqbal menekankan bahwa pemberian gelar pahlawan kepada tokoh-tokoh bangsa merupakan momentum penting bagi generasi muda untuk memetik pelajaran dari masa lalu.
“Bagi pemuda, ini kesempatan memperkuat identitas nasional, membangun karakter, dan meneladani figur-figur yang memberi dampak besar bagi Indonesia,” ujarnya.
Dukungan KNPI terhadap Asta Cita
Dalam kesempatan itu, Iqbal juga menyoroti hasil rapat konsolidasi DPP KNPI dengan DPD dari seluruh Indonesia yang digelar di Jakarta pada 10 November 2025.
Ia menyebut delapan rekomendasi strategis disepakati dalam forum tersebut, di antaranya dukungan terhadap visi besar Asta Cita, khususnya pemberantasan kartel sumber daya alam serta program Makan Bergizi Gratis yang dinilai penting untuk penguatan kemandirian bangsa.
“KNPI berdiri bersama Presiden Prabowo menjalankan visi Asta Cita menuju Indonesia yang lebih adil, berdaulat, dan mandiri,” tegas Iqbal.
Dorongan Penyatuan Faksi KNPI
Iqbal juga menilai pentingnya penyelenggaraan Dialog Nasional Pemuda Indonesia untuk menyatukan berbagai faksi KNPI yang selama ini terbelah. Ia berharap Kementerian Pemuda dan Olahraga dapat mengambil peran sebagai mediator yang netral dan konstruktif.
“Kemenpora harus hadir sebagai jembatan, menjaga independensi, serta membantu menyelesaikan persoalan internal organisasi kepemudaan,” katanya.
KNPI Lampung, lanjutnya, berkomitmen mengawal agenda persatuan pemuda sekaligus memastikan kontribusi generasi muda dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. (mediaviral.co)
















