Lampung Utara – MediaViral.co
Kerusakan parah Jalan Desa Sukamenanti, Kabupaten Lampung Utara, yang telah berlangsung bertahun-tahun akhirnya mendapat respons nyata. Tanpa janji politik dan tanpa menunggu program pemerintah, Haji Damri bersama karyawannya turun langsung ke lapangan melakukan perbaikan jalan secara gotong royong.
Haji Damri, yang dikenal sebagai sosok dermawan dan peduli lingkungan, khususnya di wilayah SKIPI Sidokayo, memimpin langsung kegiatan penambalan jalan berlubang yang selama ini dikeluhkan warga. Aksi tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang ikut bergotong royong demi memperbaiki akses jalan poros desa.
Kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Lampung Utara belakangan menjadi sorotan publik. Berdasarkan penelusuran MediaViral.co di lapangan, persoalan jalan rusak tidak hanya ramai diberitakan di media daring, tetapi juga viral di media sosial seperti Instagram dan TikTok, hingga menyedot perhatian masyarakat luas di berbagai daerah di Indonesia.
Ramainya pemberitaan tersebut memicu kesadaran dan kepedulian bersama. Warga Desa Sukamenanti pun berbondong-bondong turun tangan melakukan kerja bakti, memperbaiki jalan yang selama bertahun-tahun rusak parah dan menghambat aktivitas ekonomi, sosial, serta akses pendidikan anak-anak menuju sekolah.
Kegiatan gotong royong ini dipimpin langsung oleh Haji Damri bersama seluruh elemen masyarakat Kampung Sukamenanti. Proses perbaikan jalan berlangsung hingga Rabu (7/1/2026) sebagai wujud kebersamaan dan kepedulian warga dalam menjawab kebutuhan mendesak akan akses jalan yang layak.
Perwakilan warga Desa Sukamenanti menjelaskan kepada MediaViral.co bahwa kondisi jalan sudah sangat memprihatinkan. Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada media online yang telah membantu mempublikasikan persoalan tersebut.
“Jalan ini sudah lama rusak parah dan sangat menghambat aktivitas warga, termasuk anak-anak yang berangkat ke sekolah. Akses jalan yang layak sangat dibutuhkan demi keselamatan dan kelancaran masyarakat,” ujar salah satu tokoh warga.
Dalam konteks keterbukaan informasi publik (KIP), warga turut menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara. Diketahui, dana yang digelontorkan melalui Kementerian Keuangan RI hingga ke APBD dan pemerintah desa mencapai sekitar Rp71 triliun per tahun secara nasional, yang bersumber dari pajak rakyat dan semestinya dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, termasuk pembangunan infrastruktur desa.
Sebagai bentuk kontrol sosial, Kepala Perwakilan Staf Redaksi MediaViral.co Provinsi Lampung meminta Dinas terkait, Pemerintah Desa, Aparat Penegak Hukum (APH), Dinas PUPR Kabupaten Lampung Utara, Dinas PUPR Provinsi Lampung, serta Inspektorat Kabupaten Lampung Utara untuk segera turun ke lokasi melakukan pengecekan langsung.
“Kami meminta dilakukan audit. Jika ditemukan adanya kelalaian, kami mendesak agar diberikan sanksi tegas sesuai dengan peraturan dan undang-undang yang berlaku,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Desa Sukamenanti maupun Dinas PUPR Kabupaten Lampung Utara belum dapat dikonfirmasi untuk memberikan keterangan resmi terkait kondisi jalan dan tindak lanjut perbaikannya.
(MediaViral.co)
















