Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Kriminal

Dugaan Pungli Ratusan Juta Test Penerimaan Anggota PPK KPUD Kabupaten Kerinci Propinsi Jambi

244
×

Dugaan Pungli Ratusan Juta Test Penerimaan Anggota PPK KPUD Kabupaten Kerinci Propinsi Jambi

Sebarkan artikel ini

KERINCI/JAMBI, KORANPEMBERITAANKORUPSI.ID

Heboh….
Beberapa hari belakangan ini masyarakat Kerinci dibikin geger dengan beredarnya berita pungutan liar (pungli) di KPUD Kerinci Provinsi Jambi.

Example 300x375

Saat rekrutmen panitia pengawas Kecamatan (PPK) di 18 Kecamatan se Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi ditemukan ada dugaan suap hingga ratusan juta hanya untuk tes kelulusan penyelenggara pilkada 2024.

Tes PPK dilaksanakan mulai dari 11 Mei 2024 hingga 13 Mei 2024 yaitu selama 3 hari.

Pada hari senin 27 mei 2024 tim dari media koran pemberitaan korupsi bergerak dan mencari informasi tentang adanya dugaan pungli yang hingga mencapai ratusan juta.

Menurut informasi dari sumber calon dari PPK beliau termasuk mendapatkan nilai tertinggi dengan total diatas 38 tetapi pas wawancara beliau dinyatakan tidak lulus sedangkan nilai di bawah beliau lulus.

“Ya pak saya diwawancara terkesan tidak jelas dengan tidak adanya aturan baku sudah jelas nilai saya tinggi bahkan ada nilai yang di bawah saya yang lulus masa iya penentuan lulusnya hanya pas diwawancara, padahal udah jelas pas nilai saya, keluar nilai saya lebih tinggi dari mereka yang lulus.” Ujar narasumber

Adapun jumlah PPK yang diinginkan setiap Kecamatan itu adalah 5 dan di Kabupaten Kerinci ada 18 Kecamatan berarti ada 90 orang, kalau ditotalkan seluruh Kabupaten Kerinci Bagaimana tidak adanya dugaan pungli hingga ratusan juta.

Menurut info di lapangan ada yang membayar 5 hingga 6 juta untuk per orang supaya lulus dan bahkan ada pula rumor yang mengatakan bahwa men-storkan 10 juta agar supaya lulus, tinggal dikalikan jumlah peserta yang lulus.

“Tes dan wawancara ini dinilai terkesan hanya formalitas padahal yang lulus sudah disetting lebih awal ataupun yang telah memberi uang pelicin, bagaimana tidak, orang saya nilainya tinggi masa yang di bawah nilai saya lulus semua.” ujar narasumber dengan wajah yang kecewa.

Tidak sampai di sana dengan mendapatkan beberapa statement dari narasumber tim media koran pemberitaan korupsi menuju ke kantor KPU Kabupaten Kerinci dengan tujuan untuk menggali lebih dalam informasi tentang adanya dugaan pungli ini dengan menanyakan langsung ke komisioner KPU Kabupaten Kerinci, namun setelah sampai di sana komisioner KPU lagi keluar daerah alias tidak ada di kantor.

“Bapak keluar daerah mas, nggak tahu besok atau kapan pulangnya, nanti diinformasikan ke mas.” Ujar seorang ibu-ibu didalam kantor KPU dan tidak ingin disebutkan namanya

Dengan adanya dugaan seperti ini maka diminta se-segera mungkin pihak APH Kabupaten Kerinci untuk mendalami lebih dalam atau turun langsung mencari fakta sebenarnya. Bersambung (koranpemberitaankorupsi.id)

Example 300250
Kriminal

. Post Views: 3,303