SERANG/BANTEN
KORANPEMBERITAANKORUPSI ID
Kota Serang Keluhan pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di wilayah sekitar kota Serang Provinsi Banten yang Bertempat di Stadion Maulana Yusuf Banten diduga Tebang Pilih terhadap Penertiban PKL
Pasalnya dari keterangan inisial ( PI) warga yang merasa menggeluti profesi pedagang kaki lima dan hasil investigasi awak media di lapangan ia mengatakan untuk kondisi saat ini yang. kami rasakan adalah keresahan dari pihak Dispora yang melakukan penertiban akan tetapi tidak semuanya di tertibkan hanya beberapa saja sedangkan ini adalah mata pencaharian kami sehari hari dan aktifitas kami itupun dilakukan di sore hari menjelang malam tidak seharian ful ucapnya “
“Kami berharap pemerintah kota Serang dan pihak Dispora jangan semena mena terhadap masyarakat kecil tunjukan bahwa pemerintah peduli dengan masyarakat hanya itu saja harapan kami sebagai masyarakat terangnya
Lanjut awak media upaya menemui pihak Dispora Kamis 16 /01/2025
Disitu ada stap saja yang inisialnya tidak mau disebutkan akan tetapi saat dikonfirmasi awak media terkait pihak pejabat Dispora belum bisa di temui ia mengatakan saya bukan tidak mau memberikan keterangan tapi sifatnya intermeso saja dan setahu saya sebenarnya pihak Dispora melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima itu rencananya nanti akan di tempatkan di wilayah kepandean akan tetapi lagi lagi semua itu terkendala dengan urusan perut ucapnya.”
“Kalau untuk pihak Dispora kebetulan hari ini keduanya yang satu sedang keluar kota dan yang satunya sedang sakit ujarnya
Disisi Saepudin selaku pihak PJKA saat di temui awak media waktu itu sedang berada di Stadion Maulana Yusup dan awak media mempertanyakan terkait batas kewenangan PJKA ia mengatakan saat ini kami sedang melaksanakan pelaporan dan pendataan saja terangnya “
“Kalau untuk batas kewenangan dari pihak kami mungkin diantaranya dari sisi taman dan batas pagar sampai jalur sepanjang jalan pungkasnya
Sampai Berita ini di tayangkan pihak Dispora yang di tuju belum bisa dikonfirmasi dan ditemui awak media
(Ade Bahawi)
koranpemberitaankorupsi.id
















