Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Camat Rantau Alai: Masyarakat Jangan Takut, Jika Ada Pungli Segera Laporkan

28
×

Camat Rantau Alai: Masyarakat Jangan Takut, Jika Ada Pungli Segera Laporkan

Sebarkan artikel ini

Ogan Ilir, Sumatera Selatan — MediaViral.co

Program bantuan ketahanan pangan dari pemerintah pusat kembali tercoreng oleh dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum kepala desa bersama perangkat desa di Desa Tanjung Mas. Dugaan pungli tersebut terkait penarikan uang sebesar Rp25.000 kepada setiap penerima bantuan, dengan total penerima mencapai 144 orang.

Example 300250

Informasi tersebut disampaikan oleh salah satu warga penerima bantuan yang meminta identitasnya dirahasiakan. Ia mengaku terpaksa memberikan uang pungutan tersebut.

“Pak, mau tidak mau kami harus bayar,” ujarnya singkat.

Bantuan ketahanan pangan itu disebutkan dibagikan di rumah kepala desa bersama perangkatnya. Sementara itu, Sekretaris Desa Tanjung Mas, saat dihubungi melalui telepon, membenarkan adanya 144 penerima bantuan ketahanan pangan. Namun ia mengaku tidak mengetahui adanya pungutan tersebut.

“Kami hanya membagikan bantuan itu. Saya tidak tahu soal pungutan Rp25.000,” jelasnya.

Di tempat terpisah, Camat Rantau Alai, Febrina Murdiati, menegaskan bahwa seluruh bantuan ketahanan pangan yang disalurkan pemerintah tidak dipungut biaya sepeser pun. Ia mengaku geram apabila ada oknum perangkat desa maupun kepala desa yang memanfaatkan situasi dengan meminta biaya tambahan.

“Bantuan berupa dua karung beras total 20 kilogram dan minyak empat kantong ukuran 1 liter itu gratis, tidak ada biaya apa pun. Jika ada oknum yang meminta uang dengan alasan tertentu, silakan laporkan. Masyarakat jangan takut,” tegasnya.

Febrina meminta warga melapor langsung kepada pihak kecamatan atau aparat penegak hukum agar dugaan pungli tersebut dapat segera diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

(Budi/Andi)

Example 300x375