Bandar Lampung – MediaViral.co
Di tengah derasnya arus globalisasi, disrupsi teknologi, serta tantangan terhadap nilai-nilai kebangsaan, Anggota DPRD Kota Bandar Lampung, H. Bernas Yuniarta, S.E., kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam menjaga fondasi ideologi bangsa. Hal itu diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, yang digelar Senin (1/12/2025).
Kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi masyarakat dan generasi muda untuk memperdalam pemahaman mengenai Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup, dan perekat kebinekaan. Apalagi, nilai-nilai tersebut kini sering tergerus oleh informasi instan dan budaya digital yang tak selalu berpihak pada kepentingan nasional.
“Pembinaan ini diharapkan dapat membangkitkan semangat cinta tanah air, mempererat persaudaraan, serta menanamkan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman,” ujar Bernas Yuniarta dalam sambutannya.
Bernas juga menekankan bahwa ancaman terhadap persatuan bangsa bukan hanya berasal dari luar, tetapi juga dari dalam, terutama ketika masyarakat mudah terpancing isu, hoaks, maupun polarisasi politik yang melemahkan persaudaraan nasional.
Dua Narasumber Kupas Ideologi Pancasila dari Perspektif Akademik dan Hukum
Sekretariat DPRD Kota Bandar Lampung menghadirkan dua narasumber kompeten dalam kegiatan ini. Dari kalangan akademisi, hadir Rizky Sugeng Riyadi, S.E., M.M., yang memberikan materi mengenai urgensi Pancasila sebagai filter budaya dan instrumen penguatan karakter di era kompetisi global.
Sementara itu, dari perspektif praktisi hukum, hadir Hendri Ardiansyah, S.H., M.H., yang mengupas tuntas hubungan antara ideologi kebangsaan dan implementasi hukum berkeadilan di Indonesia.
Keduanya menyoroti fakta bahwa berbagai produk hukum di Indonesia masih belum sepenuhnya memberikan rasa keadilan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Realitas hukum kita masih sering terasa tajam ke bawah, tumpul ke atas. Karena itu, masyarakat harus memiliki literasi hukum dan kesadaran ideologis yang kuat, agar dapat menjadi bagian dalam mendorong tegaknya keadilan,” ujar Hendri dalam paparannya.
Harapan untuk Masyarakat: Menjunjung Pancasila dan Memperkuat Tatanan Hukum
Melalui kegiatan pembinaan ini, para narasumber dan penyelenggara sepakat bahwa tantangan kebangsaan tidak dapat hanya dibebankan pada pemerintah. Dibutuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga nilai-nilai Pancasila, menguatkan solidaritas sosial, serta memastikan hukum berjalan adil dan tidak memihak.
Bernas Yuniarta menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus digelar sebagai upaya memperkokoh ketahanan ideologi bangsa, khususnya di Kota Bandar Lampung.
“Pancasila bukan sekadar slogan, tetapi pedoman hidup yang harus diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Ketika nilai-nilai itu hidup di tengah masyarakat, maka persatuan Indonesia akan tetap kokoh,” tegasnya. (mediaviral.co)
















