Lampung – MediaViral.co
Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf bersama sejumlah pejabat utama Polda Lampung dikabarkan mendatangi lokasi ribuan batang kayu gelondongan yang telah sebulan terdampar di Pantai Tanjung Setia, Kabupaten Pesisir Barat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada Minggu (7/12) pagi Kapolda meninjau langsung kondisi kayu yang berserakan di sepanjang garis pantai tersebut.
Irjen Helfi turun ke area pantai didampingi para pejabat Polda dan Polres Pesisir Barat untuk melihat dari dekat dampak yang ditimbulkan oleh tumpukan kayu berukuran besar tersebut.
Kayu Diduga dari Tongkang Hanyut
Kayu gelondongan itu diduga berasal dari kapal tongkang yang hanyut hingga mencapai Pantai Tanjung Setia sejak 6 November lalu. Ribuan batang kayu kini menumpuk di bibir pantai dan menjadi kekhawatiran para nelayan setempat.
Masyarakat pesisir telah melaporkan temuan tersebut kepada kepala kampung, sebab keberadaan kayu gelondongan dalam jumlah besar dinilai dapat membahayakan keselamatan mereka ketika melaut.
“Sekarang ini kondisi cuaca ekstrem, dari angin kencang yang bisa sewaktu-waktu menyeret kapal, hingga risiko kapal terbentur kayu berukuran besar itu,” ujar Abdulah, salah satu nelayan lokal.
Ia berharap aparat penegak hukum dan instansi terkait segera memberikan solusi agar aktivitas nelayan tidak terganggu dan risiko kecelakaan dapat dicegah.
Tongkang RON MAS 62 Kandas Sejak 6 November
Untuk diketahui, kapal tongkang RON MAS 62 milik PT Bintang Ronmas Jakarta kandas pada 6 November 2025. Kapal tersebut sebelumnya berangkat dari Sikakap, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, pada Minggu (2/11/2025) membawa sekitar 4.800 batang kayu berbagai jenis, mulai dari meranti merah, keruing, hingga meranti putih yang rencananya akan dikirim ke Pulau Jawa.
(Red)
















