Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Ribuan Warga Tumpah Ruah Sambut Abdul Mu’ti, 4.000 Kursi Disiapkan di UM Metro

18
×

Ribuan Warga Tumpah Ruah Sambut Abdul Mu’ti, 4.000 Kursi Disiapkan di UM Metro

Sebarkan artikel ini

Metro, Lampung — MediaViral.co

Suasana haru, bangga, dan gegap gempita mewarnai halaman Kampus III Universitas Muhammadiyah (UM) Metro pada Ahad pagi, 30 November 2025. Ribuan warga Muhammadiyah dari berbagai kabupaten dan kota di Lampung berbondong-bondong hadir, menjadikan kawasan kampus berubah menjadi lautan manusia.

Example 300250

Dengan busana khas Muhammadiyah, para warga datang sejak subuh untuk menghadiri rangkaian Milad Muhammadiyah ke-113. Panitia menyiapkan sedikitnya 4.000 kursi, namun antusiasme warga jauh melampaui kapasitas tersebut. Banyak dari mereka rela berdiri demi menyaksikan langsung kehadiran tokoh yang paling ditunggu: Prof. Abdul Mu’ti, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI sekaligus Sekretaris Umum PP Muhammadiyah.

Di pintu gerbang, sebuah spanduk raksasa bertuliskan “Milad Muhammadiyah ke-113” berkibar gagah. Atmosfer kebanggaan dan kebersamaan terasa sejak langkah pertama para tamu menginjak area kampus.


UM Metro Bangga Jadi Tuan Rumah

Rektor UM Metro, Dr. Nyoto Suseno, menyambut para tamu dengan senyum dan rasa syukur mendalam.

“Terima kasih PWM Lampung atas kepercayaannya. Menjadi tuan rumah Milad Muhammadiyah ke-113 adalah amanah dan kebanggaan bagi kami,” ujarnya.

UM Metro yang memasuki usia 59 tahun terus menunjukkan transformasi pesat. Dengan 36 program studi, 22.600 alumni, inovasi Smart Home Class, serta rencana pendirian Fakultas Kedokteran Hewan, momentum milad ini sekaligus menjadi panggung untuk menegaskan eksistensi UM Metro sebagai pusat pendidikan unggul di Lampung.


Tokoh Lintas Agama dan Pejabat Hadiri Milad

Kursi VIP dipenuhi tokoh penting dari berbagai latar:

Anggota DPD RI Dr. Ir. H. Abdul Hakim, MM

Ketua FKUB Lampung Prof. Dr. H. Bahrudin

Tokoh agama Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha

Perwakilan ormas NU dan LDII

Wali Kota Metro H. Bambang Iman Santoso

Kapolres Metro

Para sesepuh dan pimpinan Muhammadiyah

Para rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah–Aisyiyah se-Lampung

Ketua PWM Lampung, Prof. Sudarman, menyambut kedatangan para tamu satu per satu. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keberadaan tokoh lintas agama menunjukkan kuatnya jaringan silaturahmi Muhammadiyah.

“Kehadiran para tokoh ini menunjukkan sinergi Muhammadiyah dengan berbagai elemen bangsa,” ujarnya.

Suasana mencair ketika ia melontarkan humor tentang mobil pribadinya.

“Saya ini masih pakai Agya 2015… bersahaja sekaligus miskin,” candanya, disambut tawa riuh.


Sorak Warga Saat Abdul Mu’ti Tiba

Teriakan takbir dan tepuk tangan panjang menggema ketika Prof. Abdul Mu’ti tiba di lokasi. Warga berebut mendekat, bahkan banyak yang mengangkat ponsel untuk mengabadikan momen tersebut.

Dalam sambutannya, Prof. Sudarman mengatakan:

“Warga Muhammadiyah Lampung sangat merindukan kehadiran Bapak.”

Tausyiah Prof. Mu’ti, yang dikenal lugas dan cerdas, langsung memikat hadirin. Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah adalah gerakan yang meneruskan misi Nabi Muhammad.


Perkembangan Global Muhammadiyah Dipaparkan

Prof. Mu’ti memaparkan perkembangan Muhammadiyah secara nasional dan internasional, antara lain:

Memiliki 31 Pimpinan Cabang Istimewa (PCI) di berbagai negara, terbaru di Timor Leste.

Amal usaha kini menjangkau Australia dan Malaysia.

Kerja sama pendidikan dengan kampus di Madinah.

Mengelola 164 perguruan tinggi dan 21 fakultas kedokteran.

Dalam waktu dekat akan membangun RS Muhammadiyah ke-10 di Papua Barat Daya senilai Rp 250 miliar.

Sorakan dan tawa pecah saat Prof. Mu’ti menyinggung fenomena “Krismuha – Kristen Muhammadiyah”, yakni banyaknya mahasiswa non-Muslim yang nyaman belajar di kampus Muhammadiyah.

“Di UM Kupang, 75 persen mahasiswanya Kristen/Katolik dan mereka hafal Sang Surya,” tuturnya disambut gelak tawa.

Dalam pesan moralnya, ia menegaskan agar warga Muhammadiyah tidak menjadi “Muhammadiyah mualaf” atau “Muhammadiyah bunglon”, tetapi tampil percaya diri dengan identitasnya.


PWM Lampung Paparkan Prestasi

PWM Lampung juga memaparkan sejumlah capaian membanggakan:

PRM Way Bungur — Juara 1 Nasional

Masjid Taqwa Kalirejo — Juara 3 Nasional

PCM Metro Barat, PCM Kalirejo, PCM Yosomulyo — Harapan 3 Nasional

Lazismu Way Bungur — Pendayagunaan Kreatif Terbaik 2025

Program Kesehatan Lazismu — Layanan Terbaik Nasional

SMK Muhammadiyah 2 Kalirejo — Sekolah Paling Transparan

UM Kotabumi — Tata Kelola Keuangan Paling Konsisten

14 atlet Tapak Suci Lampung menerima penghargaan nasional dan internasional

Acara juga dimeriahkan oleh gamelan Jawa, angklung, serta tarian daerah. PWM Lampung menargetkan tahun 2026 seni budaya yang ditampilkan akan lebih beragam untuk menegaskan semangat inklusifitas.


Pesan Penutup Abdul Mu’ti Menggetarkan Hati

Mengakhiri tausyiah, Prof. Mu’ti menekankan bahwa tema Milad ke-113, “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”, selaras dengan misi memakmurkan Indonesia.

“Kesejahteraan bukan hanya soal ekonomi, tetapi jasmani, rohani, akal, spiritual, dan memakmurkan bumi.”

Ia menutup dengan pesan mendalam:

“Jangan tinggalkan dunia, tetapi gunakan dunia sebagai ladang akhirat. Muhammadiyah harus terus melanjutkan misi Rasulullah sebagai rahmatan lil ‘alamin.”


Sikap Rendah Hati Bikin Protokol Kewalahan

Usai acara, protokol mengarahkan Prof. Mu’ti menggunakan lift menuju lantai III Fakultas Kedokteran. Namun, ia menolak halus dan memilih menaiki tangga bersama para warga yang membawa makan siang menuju ruang VVIP.

Gestur egaliter itu meninggalkan kesan mendalam bagi warga Muhammadiyah.


Pulang Membawa Semangat Baru

Menjelang sore, ribuan warga mulai meninggalkan Kampus III UM Metro dengan wajah cerah. Mereka pulang membawa pesan, harapan, dan energi baru untuk terus berkhidmat memajukan bangsa. (mediaviral.co)

Example 300x375