Serang, Banten — mediaviral.co
Universitas Bina Bangsa (Uniba) kembali melakukan langkah penyegaran struktural dalam skala besar. Pada Sabtu, 15 November 2025, pimpinan universitas resmi merombak jajaran strategis yang meliputi Wakil Rektor I, Wakil Rektor III, serta sejumlah dekan fakultas termasuk Fakultas Sains dan Teknologi, FKIP, FISIP, dan Fakultas Hukum.
Langkah reorganisasi ini disebut sebagai upaya memperkuat manajemen akademik, merespons tantangan mutu pendidikan tinggi, sekaligus menanamkan kultur kepemimpinan baru di lingkungan Uniba.
Namun dari seluruh rotasi tersebut, satu nama yang paling mencuri perhatian adalah Faturohman, SH., MH., yang ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Dekan Fakultas Hukum. Penunjukan ini bukan hanya mengejutkan para tamu undangan, tetapi juga berbagai kalangan internal kampus yang sebelumnya tidak memperkirakan munculnya sosok Faturohman dalam bursa kandidat dekan.
Keputusan Mendadak yang Mengubah Peta Kepemimpinan
Selama ini Faturohman dikenal sebagai pejabat struktural yang menangani Hukum, Organisasi, dan Kode Etik. Rekam jejaknya kuat pada bidang regulasi internal dan penataan kelembagaan. Namun namanya tidak pernah beredar dalam diskusi informal tentang calon pimpinan fakultas.
Keputusan universitas menunjuk dirinya sebagai Plt Dekan Fakultas Hukum dianggap sebagai langkah strategis, sekaligus “kejutan terencana” yang mengirimkan pesan kuat tentang arah pembaruan institusi.
Faturohman: “Saya Ini Underdog, Tidak Pernah Diperhitungkan”
Usai dilantik, Faturohman mengungkapkan keterkejutannya. Ia mengaku tidak pernah membayangkan akan dipercaya menduduki jabatan dekan, terlebih dalam situasi restrukturisasi besar seperti saat ini.
“Saya merasa seperti tim sepak bola yang hanya dianggap underdog, tidak diperhitungkan, dan tidak pernah menyangka akan dipanggil ke depan untuk dilantik,” ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan siap mengemban amanah tersebut.
“Saya sangat bersyukur dan bangga. Saya siap menjalankan apa yang ditugaskan, dan saya berkomitmen mendorong Fakultas Hukum serta Universitas Bina Bangsa maju lebih jauh ke depan.”
Harapan Baru untuk Fakultas Hukum
Penunjukan pemimpin muda di Fakultas Hukum ini menciptakan sentimen optimisme di kalangan akademisi, mahasiswa, hingga staf administratif. Banyak pihak menilai bahwa gaya kepemimpinan generasi baru berpotensi membawa fakultas pada arah yang lebih:
Inovatif dalam kurikulum,
Progresif dalam riset dan kolaborasi,
Kuat dalam tata kelola, serta
Visoner menghadapi tantangan hukum modern.
Pihak universitas menyatakan restrukturisasi ini tidak hanya mengisi posisi strategis, tetapi juga menjadi momentum evaluasi menyeluruh demi peningkatan mutu pendidikan.
Penyegaran untuk Menjawab Tantangan
Restrukturisasi Uniba 2024 menegaskan bahwa institusi pendidikan tinggi harus mampu membaca dinamika zaman. Baik pergantian wakil rektor maupun rotasi dekan di berbagai fakultas dipandang sebagai upaya penting memperbarui energi organisasi dan merumuskan visi yang lebih adaptif.
Sebagai Plt Dekan, Faturohman kini mengemban tugas berat: memastikan Fakultas Hukum tidak hanya stabil, tetapi juga berkembang sebagai pusat akademik yang relevan, inovatif, dan berdaya saing tinggi. (mediaviral.co)
















