Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Diduga Ingin Meraih Keuntungan Besar, Rekanan di Kobar Disorot soal Kualitas Pekerjaan Jalan

44
×

Diduga Ingin Meraih Keuntungan Besar, Rekanan di Kobar Disorot soal Kualitas Pekerjaan Jalan

Sebarkan artikel ini

Kobar, Kalimatan Tengah — MediaViral.co

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), baik di tingkat pusat, provinsi maupun kabupaten, selalu mengingatkan pihak rekanan atau kontraktor agar mengutamakan kualitas dan kuantitas dalam setiap pekerjaan.

Example 300250

Pekerjaan yang menggunakan anggaran pemerintah diharapkan dikerjakan sesuai dengan spesifikasi teknis dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka waktu yang panjang.

Namun, salah satu pekerjaan peningkatan jalan lingkungan di wilayah Kobar kini menjadi sorotan. Pasalnya, nilai kontrak pekerjaan tersebut disebut cukup besar, yakni mencapai hampir setengah miliar rupiah.

Awak media kemudian melakukan konfirmasi kepada pihak rekanan berinisial HS melalui pesan WhatsApp. Konfirmasi dilakukan untuk mengetahui apakah pekerjaan tersebut benar milik HS, apa bentuk pekerjaannya, dan apakah benar sebelumnya di lokasi tersebut sudah terdapat pekerjaan cor beton.

HS membenarkan bahwa pekerjaan tersebut merupakan pekerjaannya.

“Benar, itu pekerjaan punya saya. Pekerjaan itu berupa agregat dan benar kalau di situ sebelumnya sudah ada pekerjaan cor beton,” ujar HS.

HS juga mengatakan bahwa pekerjaan tersebut dilaksanakan sesuai spesifikasi. Menurutnya, konsultan pengawas juga setiap hari berada di lokasi.

“Karena speknya seperti itu dan bahkan orang konsultannya setiap hari ke lokasi,” tambahnya.

Untuk mendapatkan penjelasan dari sisi teknis, awak media kemudian meminta pendapat dari seseorang yang memahami pekerjaan konstruksi.

Menurut narasumber tersebut, apabila sebelumnya sudah terdapat pekerjaan cor beton, pekerjaan berikutnya perlu memperhatikan kondisi dan metode teknis yang digunakan.

“Sebenarnya kalau sudah ada pekerjaan cor beton sebelumnya, tidak boleh langsung dilanjutkan dengan agregat, kecuali pekerjaan yang lama dihancurkan terlebih dahulu, kemudian dilakukan pemadatan kembali,” jelasnya.

Narasumber tersebut juga mengatakan bahwa pihak rekanan dapat berkoordinasi dengan pihak yang mengerjakan pekerjaan sebelumnya untuk mengetahui kondisi dan teknis pekerjaan lama.

Ia juga mempertanyakan apakah lapisan aspal nantinya dapat menyatu dengan baik dan bertahan lama apabila pekerjaan cor beton sebelumnya tidak dihancurkan atau tidak ditangani terlebih dahulu sesuai ketentuan teknis.

Awak media kemudian kembali menghubungi HS untuk menanyakan apakah pihaknya dapat menjamin pekerjaan tersebut dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, HS belum memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut.

MediaViral.co akan terus melakukan konfirmasi dan penelusuran kepada pihak terkait untuk mendapatkan penjelasan mengenai spesifikasi teknis, metode pelaksanaan, pengawasan konsultan, serta kesesuaian pekerjaan dengan kontrak.

Pemberitaan ini masih dalam tahap konfirmasi dan penelusuran. MediaViral.co tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak rekanan, konsultan pengawas, Dinas PUPR, maupun pihak terkait lainnya demi menjaga keberimbangan pemberitaan. (mediaviral.co)

Example 300x375