Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Nasional

18 Tahun Terlunta di Lombok! Warga Malaysia Hidup Daif Usai Dinikahi WNI, Akhirnya Diselamatkan Negaranya

11
×

18 Tahun Terlunta di Lombok! Warga Malaysia Hidup Daif Usai Dinikahi WNI, Akhirnya Diselamatkan Negaranya

Sebarkan artikel ini

Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) – MediaViral.co

Kisah pilu sekaligus memantik tanya besar publik. Seorang perempuan asal Malaysia, Norida Akmal Ayob (45), terpaksa menjalani hidup penuh penderitaan di Lombok, Indonesia, selama 18 tahun setelah pernikahannya dengan seorang warga negara Indonesia kandas di tengah jalan.

Example 300250

Janji manis rumah tangga berubah menjadi derita panjang.

Wakil Menteri Dalam Negeri Malaysia, Shamsul Anuar Nasarah, blak-blakan mengungkap kondisi Norida yang memprihatinkan.

“Pernikahan Norida tidak kekal dan akhirnya beliau hidup sendirian, susah dan daif,” tegasnya.

Tak hanya ditinggal, suaminya disebut menikah lagi. Sementara Norida harus bertahan hidup sendiri di negeri orang. Untuk menyambung hidup, ia bekerja sebagai penyapu jalan. Dalam kondisi serba kekurangan, ia membesarkan anak-anaknya tanpa kepastian masa depan.

Pertanyaannya: ke mana perlindungan? Ke mana pengawasan terhadap nasib warga asing yang terjebak dalam pernikahan bermasalah?

Selama hampir dua dekade, Norida terpisah dari keluarganya di Malaysia. Tanpa sorotan, tanpa perhatian luas, ia menjalani hari-hari dalam keterbatasan. Kisah ini baru menemukan titik terang setelah pemerintah Malaysia turun tangan.

Menurut Shamsul, kepulangan Norida dan dua anaknya akhirnya terwujud berkat kerja sama Kementerian Luar Negeri Malaysia (Wisma Putra), Kedutaan Besar Malaysia di Indonesia, Departemen Imigrasi Malaysia, serta otoritas Indonesia, khususnya pihak imigrasi.

Publik kini menyoroti dua hal besar: lemahnya perlindungan perempuan dalam pernikahan lintas negara dan potensi kerentanan warga asing yang hidup tanpa kepastian hukum dan ekonomi di Indonesia.

Kasus Norida bukan sekadar kisah rumah tangga gagal. Ini alarm keras tentang nasib perempuan yang terjebak dalam janji pernikahan lintas negara tanpa jaminan perlindungan.

18 tahun bukan waktu yang singkat.
Dan pertanyaan besar masih menggantung: berapa banyak “Norida” lain yang belum terselamatkan? (mediaviral.co)

Example 300x375